"Damar mana, Sayang?" tanya Nuri pada putranya saat ia dan suami berkunjung. "Lagi pergi sama Fani," jawab Darwin. "Cuma berdua?" Nuri kembali bertanya. "Iya." "Kenapa kamu gak antar mereka, Nak?" "Fani yang gak mau, Mama. Dia bilang mau jalan-jalan berdua aja sama Damar. Katanya Damar yang baru sembuh pengen jalan-jalan," sahut Darwin. Nuri mengernyit. "Kenapa kamu gak kasih tau mama kalau Damar sakit?" "Fani yanh minta. Kayanya biar mama fokus aja sama kesembuhan mama. Damar juga cuma demam. Tapi ....'' Darwin tidak melanjutkan kalimatnya. "Tapi apa?" Nuri tentu saja penasaran. "Damar manggil-manggil ibu dan adiknya,'' jawab Darwin seraya menghela napas panjang. Ia pun sekarang tidak tau Lisna di mana. Sementara itu, "Mama, kita mau ke mana?" tanya Damar saat sang ibu entah ke

