93- Bertemu Farah

1104 Kata

"Mama bilang juga apa!" Indah memukul pelan kepala anaknya dengan sendok makan. "Mama! Sakit tahu! Udah kayak Dayang Sumbi aja mukul pakai sendok," protes Zayn. Indah melihat ke arah tangan yang masih memegangi sendok. "Iya ya. Harusnya mama pukul kamu pakai centong nasi biar beneran kayak Dayang Sumbi." Zain hanya memutar bola mata, lihat hati hanya menyindir sang ibu. Tetapi malah ditanggapi. Tuk! "Aduh!" Zayn memetik pelan ketika sebuah pukulan kembali mendarat di kepalanya. Kali ini sang Ibu benar-benar menggunakan centong nasi yang terbuat dari kayu. Pria itu menggeleng pelan. Benar-benar tidak habis pikir dengan tingkah random wanita yang melahirkannya tersebut. "Mama bilang juga apa. Seharusnya kamu periksakan diri sekali lagi setelah menerima hasil tes yang pertama. Siapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN