"Papa, ada surat dari sekolah buat papa," ujar Damar seraya memberikan sepucuk surat pada sang ayah. "Surat apa ini, Sayang?" "Aku gak tahu, Papa," jawab Damar sambil duduk di samping sang ayah. "Ibu Guru cuma suruh kasih surat ini ke papa atau mama." "Ya udah. Biar papa baca dulu." Darwin membuka surat tersebut dan membacanya. "Oh ini surat permohonan izin karena sekolah mau adakah kunjungan ke panti asuhan." "Panti asuhan itu apa, Papa?" tanya Damar. "Tempat tinggal anak-anak yang jauh dari orang tuanya." "Apa Ade tinggal di sana?" "Ade?" "Iya, Papa. Ade kan jauh dari papa. Papa orang tuanya Ade kan?" Darwin diam sesaat tetapi akhirnya bersuara juga. "Enggak, Sayang. Ade gak mungkin tinggal di panti asuhan. Ade kan masih ada ibu dan tidak kekurangan. Yang tinggal di panti asuhan

