Aga menatap bingung kedua orangtuanya bergantian. Sementara Lisna Dan Zayn saling bertukar pandang untuk beberapa saat. Mereka bingung harus menjawab apa Lisna segera menyembunyikan kotak undangan itu dibalik tubuh sebelum anaknya menyadari. Zayn menghampiri lalu mengangkat tubuh sang anak. "Ayah sama ibu nyari Ade. Mau ajak Ade makan di luar. Mau?" "Mau, Ayah!'' angguk Aga, "tapi sebentar. Ade mau turun." Zayn pun menurunkan putranya. "Sebentar, Ayah. Ade mau cari dulu rumahnya Moko." Lisna Panik. Pasalnya benda itu masih ada di tangannya. Beruntung sang suami membantu dan memberinya isyarat untuk keluar. "Ibu—" Aga tidak melanjutkan ucapan saat tidak menemukan sang ibu di sana. "Ayah, ibu mana?" "Ibu udah keluar. Kan harus siap-siap mau makan di luar. Ade juga siap-siap yuk!"

