28. Rani

2131 Kata

CHALYA AGRANIA "Ibun...." Ragil berlari kecil melewati pintu samping rumah saat aku sedang membantu Kasih memberi makan kelinci-kelinci. Aku baru tahu kalau semenjak sakit, Mama lebih suka memelihara kelinci dan menanam bunga di halaman samping rumah. Ada lima ekor kelinci, dan berbagai jenis bunga terawat dengan baik di sini. "Udah telepon ayahnya?" tanyaku. Tiga puluh menit lalu, Yoga telepon Ragil. Sudah seminggu dia tidak ada kabar, makanya Ragil sangat antusias ketika Yoga menghubunginya lagi. Seperti yang pernah kubilang, Yoga tidak pernah bisa hilang dari hidup Ragil. Meski sekarang aku takut kalau Ragil terlalu dekat dengan Yoga, Eriska akan bertindak lebih kejam daripada sebelumnya. "Udah." Ragil menyerahkan ponselku. "Ayah ngajak main nanti hari Minggu. Bolehkan, Bun?" Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN