GILANG PRAMUDYA WIJAYA Gue masih menatap sebuah kartu ucapan yang berisi ancaman, serta foto terbaru istri dan anak gue yang sedang berjalan di gerbang TK tempat Ragil bersekolah. Siapa b******n yang diam-diam menguntit pergerakan Rani dan Ragil, menjadikan mereka alasan untuk menggertak gue. Sehari setelah ancaman ini datang, gue langsung minta sopir untuk menjaga ketat Rani dan Ragil selama mereka masih di sekolah, gue minta sopir memotret orang-orang yang mencurigakan di sekitar situ. Nihil. Nggak ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan. Itu yang bikin gue pusing dan terus dikerubungi rasa cemas. Seminggu terakhir ini, gue selalu mendapatkan sebuket bunga mawar putih lengkap dengan kartu ucapan yang berisi ancaman dan juga foto Rani dan Ragil. Semua karyawan gue introgasi, nggak ad

