CHALYA AGRANIA Awalnya aku tidak mengizinkan Yoga mengajak Ragil jalan-jalan jika bersama Eriska. Karena aku tahu, Eriska tidak pernah menerima keberadaan Ragil. Apalagi dia tahu jika Ragil bukanlah anak Yoga, ada kecemburuan yang selalu aku temukan setiap kali Yoga lebih perhatian pada Ragil. Namun, beberapa hari terakhir Ragil tidak pernah bertemu Yoga. Dia tidak bertanya karena Yoga beralasan sedang dinas ke luar kota padahal Yoga sedang sibuk mengurus pernikahannya yang hanya tinggal menghitung hari. Sepulang sekolah, Yoga menjemput Ragil. Kuizinkan Ragil pergi, meskipun sedikit was-was dengan sikap sinis yang selalu Ragil terima dari Eriska. Sikap antusias serta semangat yang Ragil timbulkan ketika Yoga menelepon dan bilang akan pulang, membuatku luluh. Ditambah, orderan laundry ju

