"Apa? Pelet darah haid!" pekik Sabrina dan Leo bersamaan. Keduanya melebarkan mata tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Aki Jojon. Mereka saling tatap, Leo menggeleng lemah ke arah Sabrina seakan mengisyaratkan untuk tidak melakukan itu. "Iya! Kenapa? Kok kaget? Ah itu sudah menjadi hal biasa di dalam dunia pelet! Darah haid, darah perawan, sudah bukan hal tabu lagi! Bahkan, untuk mencelakai seseorang pun bisa pakai darah orang yang kecelakaan," jelas Aki. "Ta-tapi 'kan jijik, Aki!" pekik Sabrina dengan suara yang tertahankan. "Ya terserah padamu! Aku tak memaksa kok, kalau mau ya begitu! Kalau tidak? Ya tak masalah! Lagian, kalau mau pakai darah perawan pun tak mungkin, lah wong kamu sudah tidak perawan, toh," tukas Aki membuat Sabrina merasa tertampar. Wanita itu memutar bola

