Kania langsung disambut aroma harum masakan yang membuat cacing di perut meronta-ronta begitu membuka pintu. Ada perempuan hamil yang memakai apron gambar panda cekatan membantu mertuanya, sang mama memindahkan tumis dari teflon ke piring putih. Tugas ART-nya bersih-bersih rumah dan membantu memasak sekadarnya saja, Kalila lebih suka mengurus dapur sendiri memastikan gizi keluarganya benar-benar baik. Sementara Kania meringis merasa belum bisa diandalkan kalau berkutat dengan bahan-bahan dapur, membedakan jahe dan lengkuas saja masih salah. Nasib anak bungsu dengan dua kakak laki-laki. "Ma, aku bisa bantuin apa ya?" tanya Kania berinisiatif membantu sebisanya. Supaya tidak numpang makan tidur saja. Mamanya tersenyum. "Kamu bantu bawa ke meja makan aja, Sayang." Kania tersenyum senan

