Fokus Masa Depan

1282 Kata

Kafi tidak bisa kehilangan Rara. Dia tahu sudah mencintai perempuan itu terlalu jauh, sehingga membayangkan melewati hari-hari tanpa ada Rara dalam jangkauan matanya bisa benar-benar gila. Mobilnya berbelok menuju arah rumah yang sudah lama ditempati bersama sang istri, setelah berputar-putar tanpa tujuan mengelilingi Jakarta sampai pukul sepuluh. Sepulang dari hotel menemui orang yang ingin dilempar ke kuburan, lelaki itu mampir ke kafe sekadar menjernihkan pikiran sebelum memutari Jakarta. Kafi belum bertemu Rara sejak ketegangan di sela-sela makan siang. Dia harus pulang karena perempuan itu tidak boleh menunggu dengan cemas. Wajah sedih sang istri adalah yang pertama dilihat saat kakinya menjejak lantai teras. Perempuan itu membuka mulut akan bertanya, tetapi tidak ada kata-kata k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN