Akhirnya Kania lega sudah sampai di rumah, perempuan yang belum melepas jilbabnya seolah menulikan telinga dari suara sang mama. Yulia belum juga menyerah menuntut penjelasan sejak di perjalanan. Masalah yang dibuat Haidar bisa saja berbuntut panjang. Kania sudah menjawab kalau tidak ada hubungan apa-apa dengan Haidar, namun siapa yang percaya? Adegan tadi seakan mengatakan sebaliknya, Haidar sedang memeluk erat dan dia justru balas memeluk sambil menikmati aroma cinnamon dari tubuh sahabatnya. Dia tidak menolak atau terlihat dipaksa ... justru terkesan seperti dua orang yang punya hubungan gelap yang menepi untuk saling menuntaskan rindu. Bukankah Haidar terbiasa memeluknya? Kania membuang napas kasar, berusaha memaklumi omelan sang mama yang sepenuhnya benar. Di antara mereka ada k

