Pada zaman dahulu kala, ada sebuah desa kecil bernama Isi Mawira. Desa ini mempunyai suatu keistimewaan. Penduduknya semua bergigi putih sekali. Itu sebabnya desa ini dinamakan Isi Mawira, yang berarti "Gigi Putih". Di desa ini, ada seorang nenek yang bijaksana. Penduduk memanggilnya Wawu Magurang (Wawu). Wawu sangat ahli dalam mengobati orang sakit. Ia juga mempunyai tongkat sakti untuk terbang. Wawu mempunyai satu tugas penting di desa ini. Yaitu, membuat cairan dalau (ramuan obat) untuk menggosok gigi. Wawu selalu membuat segentong besar dalau. Lalu dibagikan pada semua penduduk desa. Penduduk desa Isi Mawira rajin menggosok gigi mereka dengan dalau. Biasanya, dalau dioles di atas kulit buah tilade (pinang). Lalu digosok di gigi. Itu sebabnya gigi mereka putih sekali.

