Bagian 11

1539 Kata

Entah sudah berapa lama wanita itu menunggu sambil menyibukkan diri di salah satu unit apartemen elit di bilangan Jakarta Selatan. Harland pergi sejak semalam dan belum kembali hingga siang ini. Ia merapikan unit itu mulai dari perabotan, alat dapur, hingga pakaian di lemari. Beberapa kali juga ia membuka pintu unit apartemen yang dibeli oleh Harland itu untuk memastikan kedatangannya. Namun, pria itu baru sampai setelah matahari hampir terbenam di ufuk barat. “Kenapa pakaianmu kotor dan bau sekali?” sambut Diandra begitu Harland masuk ke unit mereka dengan tergesa. “Serius bertanya begitu?” pria itu terdengar ketus. Ekor mata Diandra terus mengikuti langkah Harland yang berjalan kesana-kemari, seolah sedang mengukur setiap jengkal apartemen ini. Ekspresinya mengernyit begitu melihat Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN