Apakah kau akan menjemputku? Senyum terukir indah di bibir merah muda Brian. Setelah lebih dari tiga puluh menit ia menunggu akhirnya ada balasan juga dari Sarah. Brian mengangguk, tak sadar jika Sarah tak berada di depannya dan tidak melihat gerakan kepalanya. Setelah menyadarinya, ia langsung mengetikkan pesan balasan. Iya, aku akan menjemputmu. Jadi, apa kau mau untuk pergi ke butik mamaku? Brian segera menyentuh ikon send di sudut kiri bawah layar ponsel, dan kembali menunggu balasan pesan Sarah dengan d**a berdebar. Dua menit, balasan pesan dari Sarah memasuki ponselnya. Iya, aku mau Brian melompat di atas tempat tidurnya. Posisinya sedang duduk dan ia melompat dalam posisi itu saking gembiranya. Brian tersenyum lebar, meringis setelah menyadari apa yang sudah ia lakukan. Ia s

