Nyaris terlambat tiba di sekolah bukanlah hal biasa bagi Sarah. Dia sudah terbiasa tiba lebih pagi. Sejak masih berada di Manhattan, dia selalu tba di sekolah tiga puluh menit sebelum bel masuk berbunyi. Sekarang sudah pukul delapan pagi lewat sepuluh menit, lima menit lagi bel masuk akan berbunyi sementara dari tempat parkir sampai ke kelasnya memerlukan waktu lima menit jika dia berjalan kaki. Tak ingin terlambat, Sarah memutuskan untuk berlari. Dia bisa memangkas waktu sekitar dua menit lebih cepat jika melakukannya. Tadi malam Sarah melakukan panggilan video dengan kedua orang tuanya yang berbeda tempat. Mama masih berada di Manhattan, sedangkan Papa berada di belahan benua yang lain. Kata Mama, Papa akan kembali dalam dua minggu, dan mereka akan menjenguknya ke Grandville setelah Pa

