Bab 22

2033 Kata

Tidak ada yang berubah dari hubungan mereka. Sarah dan Brian tetap seperti biasa, bahkan mereka masih bisa tertawa bebas bersama saat Shane menceritakan kejadian tadi pagi saat dia baru bangun pagi. Kejadian yang membuat pemuda itu merasa mual. Shane tidak mendapat firasat apa-apa tadi malam sebelum tidur. Namun, pagi hari ketika membuka mata dan jendela ia melihat sebuah spanduk terpasang di depan rumahnya. Spanduk bertuliskan selamat datang itu berwarna oranye, sangat kontras dengan warna-warna huruf yang ditempelkan di spanduk, huruf-huruf itu berwarna biru. Shane langsung mengucek mata, ia masih berharap kalau semua hanya mimpi –ia baru bangun tidur dan langsung membuka jendela kamar yang kebetulan menghadap ke arah depan– karena rasanya tak mungkin ayahnya yang tak suka dengan sesua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN