Menantu Enggak Ada Akhlak

1387 Kata

Bagian 47 Pagi hari, suasana di rumah ini cukup panas. Biarpun di luar hujan gerimis, tetapi tidak bisa untuk mendinginkan suasana di sini. Mas Fahri dan Maria saling diam, tidak saling bicara satu sama lain. Mas Fahri sibuk menyantap sarapannya di ruang tamu. Ia memilih untuk sarapan di meja ruang tamu karena malas melihat wajah Maria. Sedangkan Maria dari tadi sibuk membanting barang-barang. Apa saja yang ia dapat langsung dibanting. Sapu adalah yang pertama menjadi korbannya. Maria pura-pura menyapu rumah. Kemudian tiada angin tiada hujan, Maria memukul pintu hingga menyebabkan tangkai sapu menjadi patah. Ada-ada saja! Melihat hal itu, Mas Fahri malah diam saja. Tidak mau menegur Maria padahal istrinya sudah salah. Tentu saja Maria semakin menjadi. Padahal Maria sengaja mematahkan sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN