Aku melihat wajah anak kedua dan ketiga ku tertidur pulas di dalam box bayi masing-masing. Menghela napas lalu tersenyum, waktu berjalan begitu cepat. Kayanya baru kemarin anak kedua dan ketiganya lahir. Mengapa sekarang mereka sudah bisa tidur sendiri? Setelah yakin jika mereka tertidur pulas, aku berjalan keluar dan mematikan lampu kamar mereka. Lalu masuk ke dalam kamarku dan Reeve. Laki-laki yang sedang memegang tablet di tangannya itu benar-benar suamiku dan ayah dari anak-anakku. "Agra sama Ara udah tidur?" tanyanya sambil merentangan tangannya, mengintruksi agar aku masuk ke dalam pelukkannya. "Udah." Ucapku pelan. "Udah, jangan sedih. Baguslah Agra udah harus tidur sendiri. Kamu sendiri yang ngotot biar Ara nggak ngerasa kamu bedain sama Agra. Sekarang kamu sendiri yang galau.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


