Pagi ini menjadi pagi yang sangat berbeda bagi kedua insan. Yang satu terbangun dengan senyum penuh kebanggaan sedangkan yang satunya menahan malu dengan wajah memerah. “Halo sayang papa..” Carl meraih tubuh baby Alan yang sudah terbangun. Dia membawa pria kecil keluar dari kamar dan mengarah ke balkon untuk menghirup udara segar. Hati Anna menghangat melihat bagaimana Carl memperlakukan putranya dengan sangat baik. Dia belum berani bertemu tatap dengan suaminya karena akan selalu teringat momen indah yang telah mereka lewati semalam penuh. Anna masuk ke dalam kamar mandi dan dia hampir menjerit tatkala melihat apa yang dilakukan Carl terhadap tubuhnya. Tubuh Anna penuh dengan tanda-tanda kepemilikan berwarna merah, Anna bahkan ngeri melihatnya. “Carl seperti drakula yang haus dara

