“Carl..!, apa yang kau lakukan?” Kylie menatap calon suaminya dengan wajah penuh air mata. Sedangkan Carl, hanya menatap dingin wanita yang ada di depannya. Sedikit pun ia tidak memiliki rasa simpati melihat ekspresi yang ditampilkan oleh Kylie. “Apa yang membuatmu ke sini?” tanya Carl dengan nada bicaranya yang sangat dingin. Semua pelayan menunduk, takut untuk menghadapi amukan tuan muda. “Harusnya aku yang bertanya, mengapa wanita ini bisa ada di kamarmu Carl?” Kylie ingin meraih tangan Carl, namun dengan cepat Carl menghindar. Hal itu membuat Kylie merasa sangat malu. “Aku saja tidak pernah diizinkan masuk ke dalam kamarku Carl” “Lalu, apa masalahnya?” sekali lagi, Carl bertanya dengan wajah datarnya. “Kau tidak ada hubungan denganku. Sedangkan wanita yang kau perlakukan kasar

