Anna takjub dengan kamar baru yang akan ia tempati. Kamar tersebut sangat mewah dan sangat luas. Terdapat satu ranjang lebar di tengah-tengah. Semua lengkap, bahkan ada semacam dapur mini di dalamnya. “Sarah, ini benar kamarku?” tanyanya tak percaya “Lebih tepatnya kamar nona dan tuan muda” Sarah menjawab sambil tersenyum Mendengar itu suasana hati Anna kembali buruk. Dia bingung bagaimana caranya agar ia bisa lepas dari jeratan Carl. “Nona belum menghubungi keluarga nona” “Ah iya, aku lupa. Sini, mana ponselnya” Setelah Anna berbicara kepada Carl, beberapa pelayan datang ke villa dan membuat fokus Anna teralihkan. Dia, Sarah, serta beberapa pelayan sibuk berkemas dan pindah ke rumah utama. “Ini nona” Anna langsung meraih ponsel dan menekan beberapa angka. Tut..Tut..Tut.. “H

