MAKAN SIANG

1365 Kata

Devan dan Anggun sudah berada di sebuah restoran yang letaknya tak jauh dari butik Anggun. Anggun masih belum percaya jika kini dirinya sedang bersama Devan untuk makan siang. Dia benar benar menerima ajakan dari Devan? Padahal kan, Devan sudah dia cap sebagai musuh bebuyutannya. Tapi kenapa sekarang mereka malah makan siang bareng? Huuh, Anggun ternyata masih plin plan. Mau pesan apa? " Tanya Devan seraya membaca buku menu, membuat Anggun terkesiap dari lamunannya. "Apa aja, perut gue nggak pilih pilih makanan. Semua makanan pasti bisa dia cerna, selama itu halal. " Jawab Anggun bersungut sungut. Devan menurunkan buku menu yang dia pegang,lalu menoleh kearah Anggun. "Aku hanya memastikan jika kamu tidak punya riwayat alergi pada makanan. " Terangnya. Anggun menghela nafasnya s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN