Sejauh ini Ivy belum merasakan kesulitan tinggal di istana. Dia tidak pernah meninggalkan istana kediamannya dan karena ada Alvin yang kini menjadi salah satu pengawalnya, gadis itu tak lagi merasa bosan. Ya, walau sikap Alvin jadi berubah karena aturan istana mengharuskannya menjadikan Ivy sebagai junjungan sehingga dia harus bersikap hormat dan sopan di depan Ivy. Ivy tak terima tentu saja dengan perubahan sikap Alvin padanya, tapi lambat laun dia mencoba memaklumi karena Alvin terikat oleh aturan kerajaan sehingga terpaksa harus bersikap seperti itu. Hubungan Ivy dan Clyde semakin dekat walau pertengkaran masih terus terjadi setiap mereka bertemu. Seolah sudah terbiasa dengan sifat dingin dan kasar Ivy, Clyde mengabaikannya dan pria itu setiap hari tetap mengunjungi istana kediaman

