Kehangatan Pagi Ini.

1129 Kata

Setelah sarapan, suasana berubah menjadi lebih sibuk. Jayne menyiapkan seragam TK untuk Ranu dan Kayla. Ia membungkuk, merapikan kerah baju Ranu, sementara anak itu merengek karena kancing bajunya sulit dikancing. “Mamaaa … kok susah banget sih ini.” Jayne tersenyum, sabar membantunya. “Pelan-pelan, Ranu. Kalau kamu tarik begini, nanti robek. Nah, gitu … sudah.” Di sisi lain, Kayla sedang diikatkan rambutnya oleh Elang. Dengan cekatan, pria itu membuat dua kuncir kecil di kanan dan kiri kepala putrinya. Kayla bercermin, lalu tersenyum puas. “Papa paling jago bikin kuncir! Aku nggak bisa sebagus ini.” Elang terkekeh. “Itu karena Papa udah latihan tiap hari.” Jayne memperhatikan sekilas, senyum samar menghiasi wajahnya. Ada pemandangan yang jarang ia lihat—seorang ayah dengan penuh kasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN