BAB 51 - Teman Baru

2064 Kata

“Iya, aku tahu. Koffie en Cocoa van Java  sudah puluhan tahun berdiri, dan termasuk salah satu perusahaan yang tergolong besar di kota ini,” jawab si lelaki satunya. Gita terus memperhatikan gerak-gerik keduanya yang kini memilih kursi tak jauh dari tempatnya duduk. “Mereka pasti sudah memiliki divisi marketing dan promosi khusus. Tapi aku rasa, tidak ada salahnya jika kita mengajukan sebuah penawaran ke perusahaan itu,” kata lelaki berkacamata lagi. “Hmmm ... bisa juga. Karena kita juga sudah memiliki portofolio yang cukup untuk mengajukan penawaran. Tapi ... ada baiknya kalau kita membuat penawaran khusus terlebih dahulu untuk mereka. Seperti yang aku katakan tadi, karena kita melihat ada satu hal potensial yang sudah mereka lewatkan.” Kedua lelaki itu nampak cukup serius membicarak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN