Meski demikian, ternyata ada orang kedua di dalam ruang makan yang juga terlihat santai dan tak memperdulikan suasana yang mendadak berubah dingin tanpa sebab. Bisa ditebak, makhluk itu adalah Gita. Gadis bau kencur yang sama sekali tidak dilirik oleh sang Jenderal dari Koffie en Choco van Java itu, seakan tak perduli dengan sikap sang kakek yang tak ramah dan seperti ingin memancing sebuah keributan. --- Gadis itu bisa mengerti, bahkan bila si orang tua tersebut tak menyukainya ... ia pasti akan mengerti. Karena dalam obrolan yang ia lakukan bersama Kak Niki dan Mama Ratih, sedikit banyak ia paham jika pihak pemilik perusahaan tengah menyoroti keberadaannya sebagai sekretaris pribadi Niko. Ketika tadi ia menyimpulkan hal tersebut, tahulah Gita bahwa undangan makan siang itu adalah

