23

1408 Kata

Matahari sudah tepat di atas kepala ketika suara sirine istirahat terdengar. Pekerja satu per satu bergerak ke area makan semi-terbuka yang disiapkan di sisi proyek. Victoria selesai mencatat progress dengan tablet di tangan, lalu menatap jam. “Wah, sudah jam satu,” gumamnya. Perutnya merespons dengan bunyi memalukan. “Bagus,” desah Victoria. “Dengar pun nggak perlu ….” Dia berjalan ke meja panjang tempat para supervisor dan staf proyek biasa berkumpul. Victoria mengambil kotak makan yang dibawakan staf lapangan, nasi dengan ayam panggang dan sayur. Baru dia duduk, para pengawas langsung menyapa. “Bu Vic, capek banget ya dari pagi muter-muter?” salah satu pekerja menyapa. Mereka biasa memanggil Victoria dengan sebutan ibu. Awalnya Victoria protes tapi lama-lama dia mulai terbiasa. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN