Bab 10

1129 Kata

Lift berbunyi lembut saat berhenti di lantai tujuh. Victoria melangkah keluar perlahan, seolah beban di pundaknya bertambah berat setelah pertemuan singkat itu. Napasnya masih belum benar-benar stabil. Tatapan dingin Alex, nada suaranya yang datar tapi menghantam, terus berputar di kepalanya. “Temui aku dulu.” Kalimat itu bergema seperti perintah yang tak bisa diabaikan. “Kak Vic?” Suara lembut memanggil dari balik meja depan tim proyek. Fina, asisten administrasi yang selalu ceria, menatapnya khawatir. “Direktur marah, ya?” tanyanya hati-hati. Victoria menepuk pelan berkas di tangannya dan mencoba tersenyum tipis. “Tidak juga. Dia hanya … sangat detail,” katanya enggan sekali menilai Alex. Fina tampak belum yakin, tapi mengangguk dan segera kembali menatap layar. Victoria berjala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN