Terdengar suara ketukan pintu dari kamar Lexi. Ia pun melirik ke arah pintu dan tersenyum saat mengetahui kalau itu ada Laura, adiknya. "Kakak lagi ngapain?" Wajah Laura menyembul dari balik pintu kamar Lexi. "Lagi main game. Mau masuk kamar kakak?" "Bolehkah aku masuk kak?" "Tentu saja boleh. Sini masuk kamar kakak." Laura dengan semangat masuk ke dalam kamar Lexi. Ia takut kalau masuk tanpa seijin kakaknya akan dimarahi. Dengan riang gembira ia pun naik ke atas tempat tidur Lexi. Lexi dan Laura saling bercanda dan bersenda gurau. Ia sangat sayang pada adiknya yang selalu bisa membuatnya tertawa dengan coletan-coletan Laura yang begitu polos. "Kakak tau ga cita-cita ku kalau udah besar nanti." Laura bertanya pada Lexi tentang cita-citanya. "Hmm, tentu saja kakak ga tau. Memangn

