36. Bobo Mesra

1242 Kata

Aku terbangun, membuka mata dan yang terlihat pertama kali adalah suamiku Aa Yogi. Tiga hari ini kami tidur bersama, dalam artian sebenarnya saling memejamkan mata dan terlelap setelah mengobrol. Banyak hal yang kami bicarakan, dan ini menyenangkan. Banyak hal yang aku ketahui bahwa ia juga bisa bersikap benar-benar hangat. Aku bisa merasakan embus napas hangatnya yang berat. Ia bergerak memelukku dan aku menahan napas, tapi mengapa aku harus menahan napas? Aku berusaha memindahkan tangannya, tapi ia malah semakin erat memeluk. "Tidurl ya istri kecilku." Suaranya lucu sekali, dengan nada yang dibuat manja membuat senyumku merekah begitu saja. Ia seperti anak kecil yang menggemaskan. "Aku harus masak, untuk kita sarapan lalu berangkat ke kampus." Matanya terbuka, ia menatapku dan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN