"Apa yang kalian lakukan di sana? Reya, Kuki mengganggu kamu lagi?" tnya Pak Joko kemudian berjalan mendekati kami berdua. "Iya Pak, saya mau pulang. Tapi, ditahan Kuki." Aku mengadu buat ia menatap dengan kesal. Kemudian setelah Pak Joko mendekat ia menggerakkan matanya memberi aba-aba agar aku segera pergi. Tentu saja aku berlari setelah mendapat kesempatan. "Reya!" teriakkan Kuki tak menghentikan langkahku. Aku menoleh ke belakang, dan melihat Kuki yang ditahan oleh Pak Joko. Baguslah, aku bisa berlari segera ke luar dari kampus. Aku melewati pintu belakang saat ini melihat mobil suamiku yang masih ada di sana. Ia belum pulang? "Kamu belum pulang?" Suaranya kini terdengar. "Pak Guru?" Aku menoleh ke belakang ia berjalan semakin dekat seraya tersenyum. "Mau pulang bareng?"

