29. Kekhawatiran Nenek

1508 Kata

Aku telah rapi pagi ini, semalam kami tiba di rumah nenek. Namun, karena nenek tidur kami di minta beristirahat di sana dan menunggu hingga pagi tiba. Aku tidur di kamar yang sama saat tiba di sini pertama kali dan Aa Yogi tidur di kamar miliknya sendiri. Entahlah, kenapa semalam ia malah memilih tidur terpisah. Apa ia mulai merasa tak nyaman bersamaku? Aku berjalan turun setelah sedikit merias wajah. Aku sedikit tak enak badan sepertinya karena akan datang bulan. Selalu seperti ini rasanya jika semakin dekat dengan hari merahku. Setelah menuruni tangga langkah kakiku segera membawaku menuju dapur dan berniat akan membantu Mbok Mar. Hanya Mbok Mar dan nenek yang membuatku merasa tak asing di sini. Mereka yang memperlakukan aku layaknya cucu sendiri. Kasih sayang yang mereka berikan bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN