38. Ada Dia

1436 Kata

Aku masih tak bisa tertidur malam ini hingga membuat kepalaku sakit. Aku duduk dan bermain ponsel berselancar di dunia maya sambil rebah di tempat tidur. Sementara di sampingku Indah sudah terlelap. Sejujurnya, apa yang dibicarakan siang tadi membuatku berpikir apa mungkin wanita itu adalah Mira? Aku seratus persen yakin, meski terus saja ku tampik pikiran ini. Ah sudahlah, ini membuatku semakin resah. Aku rasa lebih baik jika aku menghubungi Pak Guru. Sejak tadi aku memikirkan suamiku itu, selama seminggu ini tidur bersamanya menjadi kebiasaanku. Bagaimana ritme napasnya, embus napas yang bisa aku rasakan, caranya menyapa untuk membangunkan ku setiap pagi. Semua itu jadi kebiasaan yang tak bisa aku lepas. Aku rindu ... Perbincangan, canda dan dekap peluknya setiap malam. Jadi cara ku u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN