39. Performance

1544 Kata

Kami sarapan bersama di kantin suamiku bersama guru yang lain juga Miss Dee. Ia terlihat biasa saja, itu bagus meski tadi mungkin ia melihat Kuki terus menggenggam tanganku. Aku tak tau apa yang harus kurasakan kini. Pikiranku fokus pada penampilan pembukaan. Pak guru melirikku, tersenyum singkat, aku rasa ia coba katakan kalau ini adalah kejutan. "Makan," Kuki mengingatkan dengan membuat wajahnya mendekat. Membuatku segera mendorongnya sialan, buat acara tatapan kami berakhir. "Berhenti nyebelin sih Lo," ketusku kesal sekali dengan apa yang ia lakukan tadi. "Lo jangan marah sama gue. Nanti, chemistry antara kita ilang lho." Katanya lembut. Sumpah Kuki nyebelin banget dari tadi. Aku enggak tau dia kenapa, mungkin cemburu atau semacamnya adalah hal yang tak mau aku pikirkan. "Makan K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN