Dirga merasakan degup jantungnya yang berdebar cepat. Huruf demi huruf yang terangkai menjadi kalimat itu, dia pandangi dengan baik. Mengulangnya beberapa kali hingga sebuah rasa percaya diri muncul kembali memenuhi benaknya. 'Haruskah aku kembali memperjuangkan apa yang sudah seharusnya menjadi milikku?' batin Dirga merasa bimbang. 'Tuhan, apa ini bisa ku sebut dengan restu-MU? jika memang takdirku terap bersamanya. Buatkan jalan untuk kami tetap bersama. Terserah, mau terjal, berliku, jauh sekalipun, aku tetap akan melintasinya. Asal dia tetap menjadi milikku nantinya.' Hanya itu saja yang bisa Dirga minta sebagai doanya. Tetap yang dia inginkan mengembalikan Violetta seperti dulu. Berada di dalam pelukannya dan hanya mencintainya sebagai laki laki yang akan menjadikannya seorang ist

