Baskara membelalakkan matanya. Tak menyangka jika Paris akan menjadi lokasi yang Dirga tuju dalam misi pelariannya kali ini. "Yakin, dia berangkat ke Paris?" tanya Baskara. Masih tak percaya dengan informasi valid yang dia dapatkan. "Aku sudah memastikan semuanya. Jadi, nggak akan mungkin salah," sahut laki laki itu seraya menganggukkan kepalanya, penuh keyakinan. "Sialan!" umpat Baskara kesal. "Bisa bisanya kita terkecoh." "Aku jadi penasaran, siapa yang ada di belakangnya?" Gilang memicingkan matanya. Menerka nerka siapa yang pantas untuk dia curigai. "Baiklah, aku rasa cukup." Sepertinya sudah sangat lengkap informasi yang di berikan laki laki itu untuk Gilang dan Baskara. Sampai akhirnya dia pamit untuk kembali bekerja. Sementara, Gilang dan Baskara masih sibuk dengan pemiki

