bab 23

1192 Kata

"Masih marah?" Tanya Dav saat mereka berdua di kamar mandi, entah ada angin apa Dav malah terus ngintilin Alana. Apalagi sebelum masuk ke kamar mandi, sudah banyak drama yang terjadi. Alana yang tidak mau satu kamar mandi dengan Dav sedangkan dia memaksa untuk ikut mandi dengan Alana. "Jangan banyak bicara, sekarang siapa apa yang akan terlebih dahulu mandi, aku atau kamu?" "Bagaimana kalau barengan, kan lebih seru." Ucap Dav tanpa merasa bersalah. "Ogah. Lebih baik aku keluar, sekarang kamu mandi dan jangan lama-lama." Baru saja Alana membalikan tubuhnya, Dav langsung menggendong Alana dan memasukannya ke dalam bath up, tubuh Alana basah kuyup. "Kamu apa-apaan sih?" Gerutu Alana seraya mengusap wajahnya yang dipenuhi cipratan air, tanpa di duga Dav langsung masuk ke dalam bath up mem

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN