Sudah hampir jam 2 siang, Alena baru saja keluar dari ruang operasi ketika ponsel di saku baju scrubnya berdering. Nomor baru? Siapa? Dahinya mengerut. “Halo.” Terdengar suara perempuan diseberang sana. “Halo. Is this Alena?” Dahi Alena semakin mengerut. Seingatnya ia tidak memiliki teman dari luar negeri. Teringat ucapan Rudy beberapa hari yang lalu membuat Alena sedikit was- was. “Yes, i am. Sorry but, who is this?” “Aku Yoon Hae, Yeong’s noona.” Wajah Alena membentuk ekspresi yang tidak bisa diartikan. Ada apa kakaknya Kim Yeong meneleponku? Batin Alena. “Ohh, Kak Yoon Hae. Ada apa kak menelepon Alena?” “Ah, nothing. Apa kamu sibuk sore ini? Aku ingin bertemu dengan kekasih adikku.” Alena langsung salah tingkah disebut demikian. “Ehh, sore ini? Seharusnya tidak Kak Yoon Hae. Baik

