Aku mengerjapkan mataku, rasa sakit disekujur tubuhku, seperti habis ketimpa beban berat. Dan juga rasanya kaku untuk digerakin. Aku melihat seseorang disampingku sedang tersenyum manis. Tatapannya membuat diriku terserang diabetes. Semakin lama melihatnya aku bisa kilaf dengan diriku. Aku ingin bangkit namun saat ingin membuka selimut tebalku 'Astaga!' Aku tidak pake apa-apa. Ada apa ini? Aku berusaha mengingat apa yang terjadi dengan diriku. Dan benar saja, aku sudah menjadi istri seutuhnya. Aku menenggelamkan wajahku di dalam selimut dan memeluk guling di sampingku. Aku malu, sangat malu, apa lagi saat dia menatapku seperti itu. "Sayang, bangun yuk! Kita sholat subuh!" Suara lembut itu bisa menghipnotisku, aku semakin tergila-gila dengannya, tapi mengingat kejadian semalam, aku benar

