Part 29

2094 Kata

Seminggu berlalu. Aca kini terus murung dan tubuhnya mengurus. Semenjak kepergian Willy dari rumah dia sangat kehilangan sosok cowok baik itu. Tidak nafsu makan dan selama seminggu ini dia menurungi diri di rumah. Tidak keluar kemana pun karena malu. Kehamilannya sudah menyebar sampai ke telinga tetangga. Ketika dia berdiri di teras rumah aja, tetangga yang melihatnya langsung meliriknya dengan sinis. Bahkan ada yang langsung menyindiranya. Tidak cuma karena rasa malu dia tidak keluar rumah tapi juga karena Papahnya yang melarangnya untuk berpergian. Dengan alasan tidak mau putrinya diejek orang. Tetapi itu alasan yang bohong, Aca tahu orang tuanya sebenarnya malu karena anaknya ini ketahuan hamil anak haram. Malam ini sama seperti kemarin. Dia merenung di pinggir tempat tidur dengan w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN