Ponsel Willy terus berdering. Sampai dia jengah karena mengganggu kerjanya. Dia pun memeriksanya. Ternyata banyak notifikasi pesan masuk dari Aca dan ada beberapa panggilan tidak terjawab dari cewek itu. Dia menghela napas panjang. Dia menatap layar ponsel tanpa membuka pesan masuk itu. Dia pun memasukkan kembali ponselnya di saku celana. Seminggu ini hidupnya tenang tanpa adanya Aca. Dia sudah tidak setres lagi dan tidak ada tekanan batin apapun. Dia merasa bebas dan damai. Meskipun masih ada rasa khawatir terhadap Aca. Sekali-laki dia memikirkan cewek yang sudah jadi istrinya itu. Dia merasa ada tanggung jawab sebagai suami Aca. Bagaimana pun mereka suami istri yang sah secara agama dan hukum, walaupun pernikahan mereka tanpa melibatkan perasaan cinta. Tetapi, untuk mengunjungi cewek it

