42 - Murahan

1196 Kata

Damar terus memukul Adi tampa jeda. Tidak peduli kondisi Adi yang sudah babak belur. Terluka dan berdarah. Saking kerasnya pukulan Damar sampai melukai punggung tangannya sendiri. Dia benar-benar akan menghabisi laki-laki yang sudah berani menyentuh adiknya. "Kak, berhenti Kak. Udah cukup," pinta Aca yang berderai air mata. Cemas terhadap kekasihnya yang dihajar kakaknya. Damar menoleh menatap adiknya itu dengan sangat tajam. Seolah memperlihatkan amarahnya. Tanpa bicara, dia kembali memukul Adi sampai cowok tidak berdaya. "Kak, udah!" Aca memekik. "Cukup Kak, hiks... hiks..." Damar mengapal tangannya sambil menggetakkan giginya. Sekali lagi dia menonjok wajah Adi. "Dasar b******n!" Dia berdiri."Cuih!" Dia meludahinya. "Dengar ya, gue gak akan pernah biarin lo dekatin Aca lagi! Gue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN