Pasien itu terus mengawasiku. Aku menunggu dia untuk mengatakan siapa nama dari orang yang sudah memberikan makanan kepadanya dengan sengaja. Aku harap itu adalah seseorang yang tidak aku kenal sama sekali, karena aku tidak ingin mengalami kekecewaan. Apalagi jika aku mengenal orang itu dan sangat dekat. "Kemarin pemilik dari rumah sakit ini masuk ke dalam. Dia sendiri yang mengantarkan makanan itu. Dia bersama dengan seseorang yang memakai topi itu. Entah dia tahu atau tidak, aku sendiri pun bertanya-tanya. Hanya itu yang aku tahu. Yah, dia adalah pamanmu." Aku semakin tidak percaya. Kenapa Paman tega melakukan ini? Tapi, yang membuat aku bertanya-tanya. Siapa orang yang memakai topi itu? Apakah memang dia benar pesuruh dari Paman, atau dia memang sengaja melakukannya. Aku harus menemui

