Bab 25

1826 Kata

Gue menggeram kesal saat memandangi berkas pekerjaan yang sepertinya nggak habis-habis. Pantes aja ya, banyak CEO muda yang jomblo. Gimana cari pacar kalau kerjaannya nggak habis-habis macam begini. Karena jabatan ini, sekarang gue lebih sering lembur dan membuat gue jadi tidak punya waktu untuk ngedate sama Aretha. Bukannya gue tidak senang dengan jabatan ini, gue juga sadar kalau gue semakin ‘naik’ dan itu bagus. Tapi, ini bener-bener menguras waktu gue. Terkadang, saat gue ada waktu, gue sudah capek dan Aretha akan menyuruh gue untuk istirahat. Gue menyandarkan kepala ke senderan kursi dan memejamkan mata sejenak. Tiba-tiba sebuah ide gila melintas dalam otak gue. Membuat gue langsung terbangun dan mengambil ponsel, dompet, serta kunci mobil dengan terburu-buru. Lalu gue pun segera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN