Hampir setiap hari, Arya pergi ke rumah Stevi. Entah hanya untuk menganggu gadis itu, atau ingin memastikan bahwa gadis itu sudah benar benar bisa menerimanya kembali. Bagi Arya, Stevi adalah satu satunya harapan agar bisa melupakan Anya. Cowok itu selalu mengelak jika Rio mengatakan dirinya terlalu egois. "Kamu enggak ada kerjaan, selain kesini setiap hari?" tanya Stevi, gadis itu tidak mengerti apa yang Arya inginkan. "Kerjaan gue kan emang jagain lo tiap hari, gimana sih." "Aku udah gede, enggak perlu di jagain." Sahut Stevi. "Yaudah, kalau gitu. Lo aja yang jagain gue. Hati gue juga sekalian jagain," "Apa sih, enggak jelas banget kamu." Arya menghela nafas panjang, kenapa Stevi tidak peka? Haruskah Arya mengulang kembali pertanyaannya. Apa gadis itu tidak tahu, jika Arya malu un

