Chapter 97

2312 Kata

Rencanaku berhasil juga. *** Kehangatan yang menyusup dan mengenai kulit, menjadikan ketenangan bagi siapa saja yang masih merasa sangat mengantuk. Kepala yang terasa berat seperti ada bebatuan yang besar-besar memenuhi tengkorak kepala. Membuat semakin enggan membuka mata. Kahayang memilih tetap memejamkan mata karena rasa sakit kepala yang begitu kuat. Tak hanya kepala yang terasa sakit, tubuh Kahayang pun terasa sangat lemas. Untuk membalikkan tubuh sendiri saja, rasanya tak sanggup dan butuh kekuatan besar. Sempat Kahayang heran, bagaimana ia bisa tertidur dengan posisi telungkup. Dirinya paling gak suka tidur telungkup, membuatnya sulit bernapas dan rasnaya seluruh beban hidup jatuh ke d**a. Dengan berat hati, Kahayang mencoba membalik tubuhnya. Setelah berhasil, Kahayang meras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN