Chapter 74

2695 Kata

"Lalu siapa kekasihku?" "Aku kekasihmu." *** Makan siang antara Edwin, Sambara, Kahayang, Supeno, dan sopir pribadi Edwin, sungguh menjadi makan siang yang riuh di sebuah restoran mewah hotel berbintang. Semua mata mencuri pandang atau terang-terangan menatap ke arah Kahayang dan mulai bersepkulasi sejak kedatangannya. Diawali dengan Kahayang yang menggandeng lengan Edwin, kemudian dibuntuti Sambara dan Supeno, dan paling belakang adalah sopir pribadi Edwin. Mata-mata itu sebagiannya menatap Kahayang dengan takjub, tentang bagaimana Kahayang yang bertubuh mungil, dikelilingi pria-pria berubuh lebih tinggi darinya dengan jenjang usia berbeda. Sebagiannya menatap sinis dan menganggap Kahayang sedang bersisian dengan seorang mafia yang diikuti oleh segerombolan kecil anak buah. Kahayang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN