Kebersamaan

2002 Kata

Wanita itu terdiam. Sungguh, dia tak tahu harus menjawab atau tidak panggilan itu. Di tengoknya lagi Gio, pria itu tengah tertidur dengan sangat nyenyak sekali saat ini dan seolah pria itu tak mau diganggu oleh siapapun itu. Sepertinya, pilihannya untuk menjawab telepon itu tak salah. Lagian juga, dia mau berbicara dengan Enzy. Sebuah senyum tersungging di wajahnya kala dia menemukan sebuah ide yang terbilang sangat licik. Dengan susah payah, dia mulai melepaskan pelukan dari Gio itu. Sebisa mungkin, dia tak membangunkan tidur pria itu dan untungnya, sampai saat ini saja, Gio masih tertidur dengan sangat nyenyak sekali, sampai tak begitu peduli dengan pergerakannya. Setelah berhasil keluar dari pelukan Gio, wanita itu melangkah cepat menuju ke balkon dan dia membuka pintu balkon itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN