Liza Sakit

2906 Kata

○61. Wanita itu terdiam beberapa saat, dia melihat Rey yang kini terdiam di depannya. Pria itu sudah mendapatkan cerita dari sisinya tadi dan Rey pun tampak belum memberikan reaksinya saat ini. Beberapa menit mereka berada di dalam keheningan, hingga tak berselang lama kemudian, Rey mulai menghembuskan napasnya dengan kasar. Dia menyandarkan punggungnya dan menatap Putri sejenak. "Ini adalah kabar yang benar-benar sangat gila," ucap Rey. Pria itu menggelengkan kepalanya dengan pelan. "Apakah kalian tak bisa berhenti bertengkar?" "Tentu saja tidak," jawab Putri dengan penuh ketegasan. Berhenti bertengkar? Oh, tentu saja hidupnya nanti tak akan pernah tenang jika harus membiarkan hidup Enzy dengan tenang. Bagaimanapun juga, Enzy sudah mencari masalah dengannya dan Putri harus member

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN