58. Bertemu Lagi?

2010 Kata

Siska : "Apa perlu telepon Dicky, biar dia anterin kamu?" tawarku setelah kami berdiri di teras depan. Hari ini Andra akan kembali bekerja, setelah merasa kondisinya membaik. "Enggak perlu, Sayang. Aku bisa nyetir sendiri," tolakku. "Naik taksi aja, ya?" pintaku lagi. "Apa? Taksi?" Andra tertawa. "Tidak ada dalam kamus." Dia melebarkan matanya. "Nanti aku minta bantuan orang kantor kalau misalkan ada apa-apa, ya?" Aku mengangguk. Kuharap Andra mengerti kecemasanku. "Makasih udah mikirin aku," bisiknya di depan wajah. Hampir aku terkesiap, kupikir dia akan menciumku. "I love you, Honey," ucapnya lagi. Aku tergugu. Mengingat kata-kata yang Andra ucapkan itu. Dulu dia mengatakannya sesaat sebelum kami berpisah, kini .... "I love you too," balasku setelah melihat tatapan Andra yang t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN